Aku Seorang Nelayan
Oleh: SR Tatiya Pen
Saat mentari hilang di ufuk barat
kala itu laut menjadi sahabat
meskipun dinginnya hembusan angin menembus tulang
takkan mampu membutaku pulang
Kala aku merasa kesepian
jaring dan pancingan sebagai teman hiburan
saat cuaca tak bisa diajak berteman
terdengar suara ombak yang berhempasan
Seolah mereka sedang berlarian
tatkala langit menampakkan suara yang menggelegar
saat itu tubuhku bergetar
Saat hasil tangkapan sesuai harapan
seolah terhapus semua beban
namun, saat tangkapan tak sesuai harapan
hanya lelah yang kudapatkan
Pendapatan yang disimpan di tabungan
adalah satu-satunya cara untuk bertahan
Tatkala bumi merasa hangat
saat itulah aku beristirahat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar